Murifa-Cell adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang pengisian pulsa ALL OPERATOR yang bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan dan menggunakan pulsa secara murah dah cepat. Dengan demikian konsumen tidak harus pergi keluar untuk membeli pulsa. Cukup sms menggunakan hp sendiri seketika akan terisi pulsa. Penasaran klik disini
Selamat Datang Di Murifa-Cell.Blog's
Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan

20 Okt 2012

Keutamaan Shaum Sunnah Arafah

Tanpa terasa sekarang kita sudah memasuki bulan Dzulhijjah yang di dalamnya terdapat banyak sekali keutamaan yang dapat kita manfaatkan untuk mendekatkan diri kita kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala.

Di antara amalan yang kita di anjurkan mengerjakannya di bulan Dzulhijjah ini yakni amalan shaum arafah yang mempunyai keutamaan jika kita mengerjakannya. Tentu saja amalan tersebut harus dilakukan dengan ikhlas dan benar sesuai dengan tuntunan Rosululloh Shalallohu 'alaihi wa Sallam.
Puasa arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar. Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata: “Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
Hadits ini jelas menunjukkan disunnahkannya berpuasa pada hari arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Sampai-sampai Asy-Syaikh Abdullah Al-Bassam berkata dalam Taudhih Al-Ahkam (3/210), “Puasa hari arafah adalah puasa sunnah yang paling utama berdasarkan ijma’ para ulama.”
Imam Ash-Shan’ani berkata dalam As-Subul, “Sebagian ulama ada yang mempertanyakan maksud dari dihapuskannya dosa yang belum terjadi, yaitu dosa yang akan terjadi di tahun yang akan datang. Dan hal ini dijawab bahwa yang dimaksudkan di sini adalah orang tersebut akan diberikan taufik untuk setahun yang akan datang agar dia tidak mengerjakan dosa, akan tetapi taufik ini dinamakan sebagai penghapusan dosa untuk menyesuaikannya dengan keutamaan setahun sebelumnya (berupa penghapusan dosa). Ataukah yang dimaksudkan di sini adalah jika dia terjatuh ke dalam dosa pada tahun yang akan datang, maka dia akan diberikan taufik oleh Allah untuk mengamalkan amalan yang bisa menghapuskan dosa tersebut.” Lihat Subul As-Salam (2/339) cet. Daar Al-Kutub Al-Arabi.
Hari Arafah memang salah satu hari istimewa, karena pada hari itu Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,“Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, 'Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?'” (HR. Muslim, no. 1348; dan lainnya dari 'Aisyah). Oleh karena itulah, tidak aneh jika kaum muslimin yang tidak wukuf di Arafah disyariatkan berpuasa satu hari Arafah ini dengan janji keutamaan yang sangat besar.
Marilah kita renungkan hadits di bawah ini, yang menjelaskan keutamaan puasa Arafah, yang disyariatkan oleh Ar-Rahman Yang Memiliki sifat rahmat yang luas dan disampaikan oleh Nabi pembawa rahmat kepada seluruh alam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari 'Asyura' (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).
Alangkah pemurahnya Allah Ta'ala. Puasa sehari menghapuskan dosa dua tahun! Kaum muslimin biasa berpuasa satu bulan penuh pada bulan Ramadhan, dan mereka sanggup melakukan. Maka, sesungguhnya berpuasa satu hari Arafah ini merupakan perkara yang mudah, bagi orang yang dimudahkan oleh Allah Ta'ala.

Barangsiapa membaca atau mendengar sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang mulia ini pastilah hatinya tergerak untuk mengamalkan puasa tersebut. Karena, setiap manusia pasti menyadari bahwa dia tidak dapat lepas dari dosa.

24 Sep 2012

MANFAAT MADU ASLI




Siapa tak kenal madu? Si manis yang memiliki segudang khasiat. Makanan yang baik bagi kesehatan ataupun kecantikan ini punya banyak sekali peminat. Madu yang dipercaya memiliki khasiat sebagai obat untuk menyembuhkan hanyalah madu asli, yaitu madu yang dikumpulkan dan diproses secara alami oleh lebah.

Dalam sesendok madu asli terkandung enzim-enzim hidup yang dapat memaksimalkan fungsi tubuh secara optimal. Selain itu, madu asli merupakan sumber gizi yang sangat lengkap. Terdapat beragam vitamin, protein, mineral, dan zat-zat lainnya yang baik untuk tubuh. Telah banyak penelitian dilakukan oleh para ahli untuk mengungkap manfaat dari madu asli ini.

Berikut ini adalah beberapa manfaat penting madu untuk kesehatan tubuh.

1. Meningkatkan stamina dan memulihkan kondisi tubuh yang kelelahan
Kandungan gula dalam madu ternyata dapat mengusir kelelahan dan meningkatkan stamina tubuh kita. Caranya, cukup dengan meminum ½ sendok makan madu yang dicampur dengan satu gelas air putih ditambah sedikit bubuk kayu manis.

2. Mengurangi risiko penyakit jantung
Madu terbukti dapat melancarkan pernapasan dan memperkuat detak jantung serta mengurangi risiko serangan jantung.

3. Mengobati kanker
Berdasarkan penelitian-penelitiah ilmiah mengenai kandungan dan khasiat madu, diketahui bahwa royal jelly serta vitamin C dan E sebagai antioksidan yang terkandung dalam madu dapat membantu mencegah penyakit kanker, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker.

4. Meredakan sakit kepala
Jika Anda mengalami sakit kepala, jangan terburu-buru memakan obat-obatan kimia. Anda bisa mencoba cara alami dengan mengonsumsi madu yang dicampur dengan segelas jus jeruk.

5. Memperlambat penuaan
Jika Anda ingin tampak awet muda, madu juga bisa membantu Anda. Caranya cukup dengan membuat ramuan sederhana dari 4 sdm madu yang dicampur dengan teh dan 1 sendok kayu manis bubuk, kemudian direbus dengan 3 cangkir air. Ramuan ini Anda minum setiap hari.

6. Mengobati kemandulan
Manfaat madu memang tidak ada habisnya. Ternyata, madu juga dipercaya bisa mengobati kemandulan. Jika mengalami hal tersebut, tak ada salahnya Anda meminum 2 sdm madu secara teratur sebelum tidur.

7. Mengatasi bau napas tak sedap
Jangan sampai Anda mengalami penyakit yang satu ini. Oleh karena itu, Anda bisa mengonsumsi 1 sdt madu dan bubuk kayu manis, lalu campur dengan air panas. Minumlah di waktu pagi maka dapat membuat napas segar sehari penuh.

8. Mengobati flu
Sakit flu juga bisa diobati dengan madu. Cukup meminum 1 sdm madu dan ¼ sdt kayu manis bubuk setiap hari selama 3 hari. Sakit flu pasti akan segera berakhir.

9 Agu 2012

5 Amalan Rosululloh 10 Hari Terakhir Romadhon


“Adalah Rasulullah SAW jika telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau mengencangkan kainnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari-Muslim)
Hikmah di balik meningkatnya volume ibadah Nabi saw itu adalah karena sepuluh hari yang terakhir ini merupakan penutup bagi bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannya atau akhirnya.

Berikut  ini adalah amal-amalan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW di sepuluh hari yang terakhir :

Pertama, menghidupkan malam.
Menghidupkan malan di sini mengandung kemungkinan bahwa beliau menghidupkan seluruh malamnya atau kemungkinan pula beliau menghidupkan sebagian besar darinya. Aisyah ra berkata:
“Tidak pernah aku melihat beliau (Nabi SAW) melakukan ibadah pada malam hari hingga pagi harinya dan berpuasa selama satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.” (HR. Muslim)

Kedua, Membangunkan keluarganya.
Amalan kedua ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membangunkan keluarganya untuk mengerjakan shalat sunnah pada malam-malam sepuluh hari yang terakhir.
Padahal, hal demikian tidak beliau lakukan di malam-malam yang lain.
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib: ia berkata: “Rasulullah SAW membangunkan keluarganya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Turmudzi)

Ketiga, “mengencangkan ikat pinggang”.
Maksudnya, beliau menjauhkan diri dari menggauli istri-istrinya.
Diriwayatkan bahwa beliau tidak kembali ke tempat tidurnya sampai rampungnya bulan Ramadhan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas disebutkan bahwa beliau melipat ranjangnya dan menjauhkan diri dari menggauli istri.
Namun, jika diri Anda sedang ‘bergejolak’ tentunya lebih baik Anda menunaikan ‘hajat’ terlebih dahulu, barulah Anda kembali fokus dalam menghidupkan malam-malam di sepuluh hari yang terakhir ini.

Keempat, mandi antara Maghrib dan Isya.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata:
“Di bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun malam, namun jika telah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, dan mandi di waktu antara Magrib dan Isya.”
Hikmah yang bisa dipetik dari amalan ini adaah untuk menghadirkan kesegaran dan kebugaran pada tubuh sehingga kuat dalam memburu malam demi malam untuk meraih malam yang lebih baik dari seribu malam, Lailatul Qadar.
Amalan kelima bisa dilakukan, kecuali oleh Anda yang memiliki rekam jejak penyakit tulang dan persendian seperti encok, rematik, dan sebagainya.

Kelima, Iktikaf.
Aisyah berkata:
“Nabi SAW melakukan iktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal. Kemudian, istri-istrinya yang melakukan iktikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari-Muslim)
Tujuan nabi melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir ialah untuk menghentikan berbagai rutinitas kesibukannya, mengosongkan pikiran, mengasingkan diri demi bermunajat kepada Allah, berdzikir dan berdoa kepada-Nya.
Semoga Allah swt memberi kita kemampuan untuk kita bisa melakukan 5 amalan yang telah dilakukan oleh Nabi SAW dalam mengisi sepuluh hari yang terakhir di bulan suci ini.
Wallahu A`alam bis Shawaab.

Semoga bermanfa'at..!